Memahami struktur, kaidah , menganalisis dan mengevaluasi teks cerita sejarah

 

Sejarah adalah bagian kehidupan yang tidak dapat dipisahkan dari keberadaan manusia hingga saat ini. Seseorang perlu memahami sejarahnya agar dia dapat memiliki landasan untuk menentukan masa depannya. Melalui sejarah, kita juga dapat mempelajari kesuksesan dan memperbaiki kesalahan di masa lalu sehingga kita dapat berkembang menjadi lebih baik. Selain itu,  sejarah juga mengajari kita cara bersikap dalam bernegara dan bermasyarakat sehingga dapat membentuk karakter mulia. 
Perkembangan yang terjadi saat ini pun tidak terlepas dari peranan sejarah di masa lalu. Sejarah yang terjadi biasanya di rekam dalam bentuk catatan atau teks yang dapat diulas kembali. Teks-teks memiliki struktur dan kaidah yang khas, seperti yang akan kita bahas dalam artikel ini

Daftar isi. 
A. Memahami struktur dan kaidah teks cerita sejarah. 
B. Membandingkan teks cerita sejarah. 
C. Menganalisis teks cerita sejarah. 
D. Mengevaluasi cerita sejarah. 




A. Memahami struktur dan kaidah teks cerita sejarah


1. Struktur Teks Cerita Sejarah


Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,Sejarah diartikan sebagai asal usul (keturunan) silsilah;kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau;pengetahuan atau uraian tentang peristiwa dan kejadian yang benar-benar terjadi dalam masa lampau;ilmu sejarah. Dalam sumber lain, dinyatakan bahwa sejarah merupakan catatan peristiwa masa lampau. 

Ingin mempelajari materi biologi tentang manfaat ilmu biologi silahkan baca selengkapnya:Ruang lingkup Biologi bagi mahkluk hidup dan kehidupan 



Salah satu bagian dari teks cerita sejarah adalah rangkaian peristiwa penting sebagai suatu rekaman masa lalu. Rangkaian peristiwa tersebut tersusun secara kronologis atau mengikuti aturan waktu. Mungkin pula urutannya itu di variasaikan dengan pola hubungan sebab akibat(kualitas). 

Selain mengandung rekaman peristiwa masa lalu, teks cerita sejarah di dahului oleh pengenalan peristiwa yang akan di ceritakan. 

Teks cerita sejarah di tutup dengan suatu akibat, kesimpulan, atau penilaian terkait dengan peristiwa yang di uraikan sebelumnya. Dengan demikian, struktur umum dari teks cerita sejarah dapat di gambarkan sebagai berikut. 

2. Kaidah Teks Cerita Sejarah

Dalam teks sejarah terdapat fitur-fitur kebahasaan yang menjadi kehasanya. Salah satu di antaranya adalah penggunaan kalimat yang menyatakan peristiwa di masa lampau. Selain itu, teks cerita sejarah di tandai oleh fitur-fitur ke bahasaan sebagai berikut. 

1) Menggunakan kata-kata yang bermakna tindakan atau perbuatan. Kata-kata menggambarkan rangkaian peristiwa yang di lakukan pelaku sejarahnya. Kata-kata tindakan juga terkait dengan karakteristik teks cerita sejarah sebagai teks naratif yang tidak lepas dari alur, sebagai salah satu unsur utamanya. 

2) Banyak menggunakan fungsi keterangan tempat dan waktu. Hal itu terkait dengan teks cerita sejarah sebagai teks naratif yang selalu menghadirkan latar, penokohan, dan alur. 

3) banyak menggunakan konjungsi temporal. Hal ini terkait dengan karakteristik teks cerita sejarah yang di sajikan berdasarkan urutan waktu. Konjungsi yang di maksudkan antara lain Kemudian, lalu, dan setelah. 

4) banyak menggunakan konjungsi kausalitas, seperti karena, sebab itu, dan oleh karena itu


Ingin mempelajari tentang sejarah Indonesia baca selengkapnya:Pendudukan Jepang dan perjuangan Bangsa Indonesia untuk Merdeka




B. Membandingkan Teks Cerita Sejarah

1.Teks Cerita Sejarah dengan Teks Cerita Sejarah lainnya

Beragam teks cerita sejarah muda kita jumpai, mulai dari sejarah nasional sampai sejarah dunia, mulai dari masa prasejarah sampai dengan sejarah kontemporer. Di samping kesamaan-kesamaan umum yang menandai teks tersebut, baik dalam hal struktur dan kaidahnya, teks-teks tersebut tentunya memiliki sejumlah ke khasan. 
Dalam hal kaidah, teks cerita sejarah memiliki kesamaan dengan teks cerita sejarah lainnya. Teks tersebut juga di bentuk oleh kalimat-kalimat yang menyatakan masa lampau, banyaknya penggunaan kata kerja tindakan, penggunaan keterangan waktu dan tempat serta konjungsi temporal dan konjungsi kausalitas. 

Di samping kesamaan dalam hal struktur dan kaidahnya dengan teks cerita sejarah lainnya, teks tersebut memiliki beberapa kekhasan. Adapun dalam hal kaidah, teks cerita sejarah lainnya banyak pula menggunakan konjungsi pertentangan. 

2. Teks Cerita Sejarah dengan Novel

Teks cerita sejarah tergolong genre teka naratif seperti halnya novel. Di dalamnya, terdapat unsur penokohan, alur, atau rangkaian peristiwa, serta akhir cerita. Hanya saja teks cerita sejarah bersifat faktual, sedangkan novel berupa fiksi. Namun, dengan banyaknya kesamaan di antara keduanya, pembaca sering kali sulit membedakan antara cerita sejarah dengan cerita imajinatif. Hal ini karena tidak sedikit novel yang berlatar belakang sejarah ataupun sebaliknya, cerita-cerita sejarah yang banyak di bumbui oleh cerita-cerita imajinatif, seperti yang terdapat pada cerita hikayat, legenda, dan cerita-cerita klasik lainnya. 

Ingin mempelajari tentang manfaat ilmu kimia bagi kehidupan, baca selengkapnya:Manfaat dan peranan ilmu kimia bagi kelangsungan mahluk hidup



Dalam teks cerita sejarah, rangkaian peristiwa di susun secara kronologis yang kadang-kadang di selingi dengan rangkaian peristiwa yang memiliki hubungan sebab akibat. Oleh karena itu, baik teks cerita sejarah maupun novel banyak menggunakan konjungsi temporal dan konjungsi kausalitas, seperti kemudian, lalu, akhirnya, sehingga, karena, sebab itu, dan oleh karena itu. 

Peristiwa di dalam novel di susun secara hierarkis, yakni dari peristiwa yang kurang penting ke peristiwa yang paling penting (klimaks) sehingga dapat memberikan kejutan-kejutan kepada pembacanya. 
Pada akhir teks, sejarah memberikan kejelasan tentang konsekuensi dari rangkaian peristiwa yang telah di ceritakan itu. Sementara dalam novel, akhir cerita sering dibuat tidak jelas, di biarkan menggantung. Pembaca sendiri yang di persilahkan untuk menyelesaikan cerita itu dengan beragam tafsiran dan fantasi masing-masing. 



C. Menganalisis Teks Cerita Sejarah

Suatu teks dapat kita ketahui secara lebih jelas dengan melakukan analisis secara mendalam terhadap struktur dan kaidah kebahasaannya

1. Dengan mencermati strukturnya, kita dapat mengetahui setiap bagian yang mengisi teks tersebut yang mencakup pengenalan, rekaman peristiwa, dan penutupnya. 

2. Dengan mencermati kaidah kebahasaannya, kita akan mengetahui fitur-fitur Bahasa, seperti jenis kalimat dan jenis kata yang dominan atau banyak di gunakan di dalam teks itu. 

Dengan cara itulah, kita dapat melakukan perbandingan teks cerita sejarah yang satu dengan yang lainnya. Bahkan selanjutnya pun dapat melakukan evaluasi terhadap kelebihan dan kekurangan teks tersebut. 



D. Mengevaluasi Teks Cerita Sejarah

Mengevaluasi atau melakukan penilaian bertujuan memberikan gambaran tentang kelebihan dan kelemahan suatu hal, misalnya teks cerita sejarah. Penilaian pada suatu teks dapat kita lakukan setelah kita mengawalinya dengan langkah analisis terhadap struktur dan kaidahnya. Dengan demikian, keberadaan yang sesungguhnya dari teks itu menjadi lebih jelas, baik itu sisi baik maupun buruknya. 

Ingin mempelajari tentang ilmu fisika tentang  efek dari pemanasan global, baca selengkapnya:Dampak pemanasan global bagi lapisan ozon


Post a Comment

0 Comments