Pengertian evolusi dan pengembang teiori evolusi

DAFTAR ISI.


Pendahuluan


Jika kita mengamati berbagai jenis mahkluk hidup yang ada di bumi, kita akan menemukan berbagai persamaan maupun perbedaan karakteristik mahkluk hidup tersebut. 

Cobalah perhatikan kelompok hewan primata seperti gibon, orang utan, gorila, dan simpanse. Dapatkah anda menjelaskan persamaan ciri-ciri yang dimilikinya? Dengan adanya persamaan ciri-ciri yang dimilikinya, mungkinkah beberapa organisme tersebut mempunyai asalmula yang sama?. 

Beberapa ahli evolusi berpendapat bahwa beberapa organisme memiliki nenek moyang yang sama, kemudian keturunannya mengalami perubahan perlahan-lahan dalam waktu yang sangat lama. 

Hal tersebut kemudian di kenal dengan proses evolusi. Beberapa bukti molekuler menunjukkan bahwa simpanse lebih dekat kekerabatannya dengan manusia dibandingkan dengan Kera lainnya. Dalam artikel ini kita akan membahas 

Pengertian evolusi dan pengembang tiori evolusi


1. Pengertian Evolusi

Evolusi adalah perubahan perlahan-lahan dalam waktu yang sangat lama. Waktu proses evolusi sangat lama, yaitu ratusan, ribuan, hingga jutaan tahun. Berdasarkan objek yang mengalaminya, evolusi dapat di bedakan menjadi evolusi kosmik ( Evolusi universe) dan evolusi organik( evolusi mahkluk hidup)


  Evolusi kosmik merupakan perubahan yang terjadi pada lingkungan yang tidak hidup(abiotik). Contoh evolusi kosmik, yaitu bentuk dan keadaan suatu daerah beberapa ratus atau ribu tahun yang lalu yang di yakini telah banyak mengalami perubahan jika di bandingkan dengan keadaan sekarang. 

Sementara itu, Evolusi organik merupakan perubahan yang terjadi pada mahkluk hidup dari generasi ke generasi selanjutnya, selanjutnya perubahan yang terjadi pada ular yang dahulu di yakini berkaki, tetapi saat ini tidak memiliki kaki. 

Namun, saat ini ular piton masih memiliki struktur berupa benjolan kuku. Evolusi yang terjadi pada mahkluk hidup inilah di sebut dengan evolusi biologi

Evolusi biologi merupakan ilmu yang mempelajari mempelajari sejarah asal mulai mahkluk hidup di bumi dan ada keterkaitan secara genetik antara jenis mahkluk hidup satu dengan yang lainnya. 


Evolusi dapat di bedakan menjadi dua macam, yaitu mikroevolusi dan makro evolusi (evolusi transpesifik). 

Mikroevolusi adalah perubahan secara perlahan-lahan dan bertahap pada tinggakt gen dari generasi ke generasi berikutnya yang dapat menimbulkan perubahan fonotipe organisme dalam suatu populasi

Sementara itu, mikroevolusi adalah perubahan secara perlahan-lahan dan bertahap yang menyebabkan terbentuknya suatu kelompok baru dalam taksonomi, misalnya species baru, genus baru, famili baru, ordo bantu, kelas baru, devisi atau filum baru, bahkan kingdom baru. 

Berdasarkan akibat yang di timbulkan, evolusi dapat di bedakan menjadi dua macam yaitu, evolusi progresif dan evolusi regresif. 

Evolusi progresif adalah evolusi yang mengarah pada kemungkinan terbentuknya sepecies baru yang dapat bertahan hidup dan bekerlanjutan, contohnya evolusi manusia. Manusia yang hidup sekarang ini diduga berasal dari manusia sebelumnya yang memiliki fenotipe yang jauh berbeda atau dapat di katakan berbeda species. 

Sementara itu, evolusi regresif adalah evolusi yang mengarah pada kemungkinan terbentuknya species baru yang tidak dapat bertahan hidup dan akhirnya menuju kepunahan, contohnya evolusi Dinausorus. Dinausorus saat ini tidak dapat kita temukan lagi di muka bumi, tetapi hewan tersebut di yakini pernah ada berdasarkan temuan fosil. 

Berdasarkan jumlah spesies yang berevolusi dan di hasilkan, evolusi dapat di bedakan menjadi dua macam, yaitu evolusi divergensi dan konvergensi. 

Evolusi divergensi merupakan evolusi yang di awali dari spesies kemudian menghasilkan banyak spesies baru, contohnya evolusi burung finch di kepulauan Galapagos. Pada awalnya, hanya ada satu spesies burung finch pemakan biji-bijian, kemudian terbentuklah bermacam-macam species burung finch dengan bentuk paruh yang berbeda sesuai dengan jenis makanannya. 

Sementara itu, evolusi konvergensi merupakan evolusi yang di awali dari beberapa macam spesies kemudian mengalami penyusutan jumlah macam spesies, contohnya evolusi reptil. Para peneliti meyakini bahwa dahulu terdapat jauh lebih banyak spesies reptil di bandingkan sekarang. 


2. Tiori Evolusi

Pada mulanya, evolusi merupakan dugaan atau hipotesis dari sebagian kecil orang. Namun, kemudian banyak ahli yang tertantang untuk membahas dan membuktikannya. 

Sejak di temukan fisik bermacam-macam mahkluk hidup yang kemudian di anggap sebagai bukti evolusi, hipotesis, tentang evolusi tersebut berkembang menjadi tiori-tiori evolusi. 

Banyak ahli, terutama ahli biologi, yang memberikan penjelasan dan mengembangkan pemikiran tentang evolusi pada masa sebelum teori evolusi Darwin maupun sesudahnya. 

Hingga saat ini, masalah evolusi masi merupakan misteri yang akan terus di ungkap, di kaji, dan di buktikan kebenarannya.  

Beberapa ahli telah mengembangkan dan mengembangkan pemikiran tentang evolusi, antara lain Plato, Aristoteles, Copernicus dan Galileo,, Pierre-Louid Moreau dengan Maupertuis, Denis Diderot, Georges Louis Leclerc, Comte dengan Buffon, Erasmus Darwin ( Kakek Charles Robert Darwin), dan masik banyak lainnya. 


Itulah sederetan nama-nama yang mengembangkan tiori evolusi, semoga artikel ini bisa lebih bermanfaat. Jangan lupa baca artikel lainnya seperti di bawah👇 agar bisa menambah ilmu pengetahuan. 


Ingin mempelajari tentang pengertian cerpen dan cara pembuatan cerpen, selengkapnya:Mengenal cerpen-pengertian, unsur-unsur, langkah membuat cerpen dan perbedaan dengan cerita lainya

Ingin mempelajari materi biologi tentang manfaat ilmu biologi silahkan baca selengkapnya:Ruang lingkup Biologi bagi mahkluk hidup dan kehidupan 




Ingin mempelajari tentang teks cerita sejarah dalam artikel bahasa Indonesia, baca selengkapnya:Memahami struktur, kaidah , menganalisis dan mengevaluasi teks cerita sejarah


Ingin mempelajari tentang ilmu fisika tentang  efek dari pemanasan global, baca selengkapnya:Dampak pemanasan global bagi lapisan ozon



Ingin mempelajari tentang sejarah Indonesia baca selengkapnya:Pendudukan Jepang dan perjuangan Bangsa Indonesia untuk Merdeka


Ingin mempelajari tentang manfaat ilmu kimia bagi kehidupan, baca selengkapnya:Manfaat dan peranan ilmu kimia bagi kelangsungan mahluk hidup


ingin mempelajari pertumbuhan dan perkembangan pada mahkluk hidup ;Biologi: Pertumbuhan dan perkembangan mahkluk hidup(Manusia, Hewan dan tumbuhan)

Post a Comment

0 Comments